Jalan-Jalan ke Bangkok 2019 (Part 2: Museum Erawan, Wat Arun, Khao San, Platinum Mall dan Asiatique)

Museum Erawan, Thailand

Day 2 Museum Erawan, Wat Arun dan Khao San Road

Sekitar pukul sepuluh pagi, gue udah siap untuk memulai hari dengan melihat keindahan Museum Erawan. Hari ke-2 ini gue jalan bareng Anna dan Caca. Kita memutuskan untuk pake GrabCar ke Museum Erawan. Di Bangkok udah banyak abang-abang Grab yang siap mengantar kita kemana pun sesuai tujuan. Aplikasinya sama aja kok dengan yang di Indonesia. Jadi, enggak perlu download kalo emang udah punya aplikasi Grab. Minusnya adalah enggak bisa bayar pake ovo dan harus banyak sabar karena banyak driver-nya enggak bisa bahasa inggris.

Setelah kita sampai di Museum Erawan, langit semakin biru dan terik banget menandakan hari udah makin siang. Kita langsung ke tempat pembelian tiket, harga tiketnya 200 Bath untuk orang dewasa dan jam operasionalnya 09:00 – 19:00. Museum Erawan ini ada di Provinsi Samut Parakan, Thailand yang terkenal dengan bentuk gajah raksasa berkepala tiga di bangunannya. Museum ini didirikan oleh Lek Viriyapant yang merupakan mitologi Hindu yaitu Airavata. 

Museum Erawan, Thailand

Sebelum kita masuk museum Erawan harus lepas sepatu/sendal di teras depan dan untuk perempuan yang pake rok di atas lutut, harus pake kain yang disediakan oleh pihak museum. 
Museum Erawan ini ada tiga lantai dengan berbagai tema di setiap lantainya. Lantai satu “underworld” yang berada tepat di bawah tangga yang mengelilingi Museum Erawan, ada banyak keramik Benjarong dan ornamen-ornamen khas. Di lantai satu dindingnya didominasi warna putih, cocok banget buat jadi latar untuk berfoto dan mengabadikan momen supaya enggak lupa pernah ke tempat indah kayak gini. Selanjutnya kalo di lantai dua yaitu temanya “Mount Meru” yang didominasi warna salem membuat ruangannya tambah mengagumkan dengan berbagai kerajinan tangan yang berbakat dari mulai setiap anak tangga hingga sampai ke lantai dua. Di langit-langit Museum Erawan ini juga enggak kalah indahnya. Nah, untuk lantai paling atas atau lantai tiga, suasananya semakin sunyi karena emang kental dengan unsur religius. Ruangannya tenang dan dingin banget karena memang banyak orang yang berdoa di lantai tiga Museum Erawan ini.




Wat Arunratchawararam Ratchaworamavihara

Setelah puas berkeliling di Museum Erawan, gue lanjut untuk pergi mengunjungi Wat Arun. Salah satu destinasi yang terkenal banget kalo pergi ke Bangkok. Lokasi Wat Arun sendiri ada di tepi sungai Chao Praya. Objek wisata ini selalu rame banget, enggak heran pas gue sampe, udah banyak orang di sekitar kawasan Wat Arun. Harga tiket masuk Wat Arun sendiri lebih murah dari objek wisata sebelumnya, hanya dengan 50 Bath gue udah bisa menikmati setiap sudut Wat Arun dan jam operasionalnya 08:30 – 18:30. Ohiya, seperti biasa kalo masuk tempat-tempat wisata kaya gini selalu ada tempat sewa kain guys.



Tiket Masuk Wat Arun, 2019
Wat Arun sendiri sebenernya punya nama lengkap yaitu Arunratchawararam Ratchaworamavihara. Panjang dan susah diinget kan kalo nama lengkapnya, haha. Candi Buddha ini berdiri waktu kerajaan Ayutthaya atau Wat Makok, namun saat ada pergantian tahta pada saat itu terjadi perubahan nama jadi Wat Arun sampai saat ini yang terkenal di kalangan pelancong di seluruh penjuru dunia.

Di kawasan Wat Arun, gue disuguhkan anak tangga yang cukup menukik dan sempit, jadi perlu hati-hati kalo jalan di anak tangganya. Awalnya, gue ingin naik tangga sampe puncak supaya bisa lihat pemandangan yang akan sangat menakjubkan dibayangan gue. Cuma itu hanya bayangan jadi aja enggak terwujud! Waktu pas gue datang, gue dan pengunjung lain juga enggak bisa sampe atas, soalnya ada pintu yang ditutup. Yaudah gue lanjut jalan-jalan mengelilingi Wat Arun. Gue terkagum-kagum dengan karya seni di setiap ornamen dan kuil yang ada di kawasan indah ini. 




Khao San Road

Hari sudah semakin sore, senja pun akan segera menepi. Gue dan teman-teman beranjak melanjutkan perjalanan ke Khao San Road. Kawasan ini terkenal sebagai surganya backpacker. Khao San ini berada di Distrik Phra Nakhon, Banglamphu. Di sepanjang jalanan ini banyak yang jualan souvenir, aksesoris dan makanan-makanan enak! Sesampainya, di Khao San pas malam hari langsung liat banyak lampu-lampu neon dari para pedagang makanan, lampu hotel, lampu restoran maupun bar. Khao San ini buka setiap hari 24 jam dan tidak ada tiket masuknya alias gratis. Setelah makan malam di Khao San, yang enggak perlu ditanya harganya dan rasanya semua bersahabat dan enak. Setelah kenyang, kita kembali ke penginapan untuk menyambut hari esok!
Khao San Road, Thailand


Day 3: Platinum Mall dan Asiatique The Riverfront

Hari yang tidak ditunggu-tunggu tiba! 
Hari terakhir jalan-jalan di Bangkok ini gue pergunakan untuk beli oleh-oleh. Ada banyak tempat belanja di Bangkok dengan kualitas barang dan harga yang bagus yang menimbulkan tingkat implusif meningkat. Di hari ke-3 ini kita memutuskan untuk belanja di Platinum Fashion Mall. Ada banyak barang dari mulai magnet kulkas, pakaian, makanan dll di Mall ini. Jam bukanya 10.00 pagi – 08.00 malam. Ada juga pasar di seberang kawasan Mall ini dengan berbagai macam barang yang dijual. Pokonya setiap sudut udah banyak yang jualan, jadi jangan khawatir kehabisan. Haha. Gue enggak sempet poto-poto karena terlalu menikmati kerusuhan perbelanjaan.
Asiatique: The Riverfront
Setelah hari menjelang sore, gue melanjutkan perjalanan untuk ke Asiatique! Awalnya tempat ini ada di agenda hari pertama, tapi akhirnya baru kesampean hari terakhir. Untuk bisa sampe ke Asiatique, tinggal naik komuter BTS ke Stasiun Saphan Taksin. Di Sephan Taksin ada perahu gartis menuju Asiatique, harus banget coba ya! 
Pedangang-pedangan di Asiatique buka mulai pukul 17.00 hingga malam. 
Di Asiatique menurut gue barang-barang oleh-oleh khas Thailand lebih murah dibandingkan tempat-tempat sebelumnya. Di sini bisa belanja oleh-oleh makanan, pakaian, dan banyak lainnya. Selain itu ada banyak tempat makan dengan berbagai menu Asia. Ada juga street foodnya dengan label halalnya. Jadi,enggak perlu was-was makan-makan. Suasanya juga menyenangkan! Juara pokoknya tempat ini untuk menghabiskan malam terakhir di Bangkok hahaha


Muka-muka bahagia saat liburan 😀



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *