Bedanya Content Writer dan Copywriter?

let’s write!

Sekarang kita ada di dunia yang sudah serba digital dan terus mengalami berkembang yang cepat setiap saat. Dari hal itu, muncul berbagai peluang buat banyak orang. Salah satunya adalah buat kamu yang suka nulis, karena jadi punya kesempatan untuk dapat pundi-pundi recehan. Misalnya, kamu suka lihatkan tulisan-tulisan iklan atau konten yang ada di media sosial setiap hari? Nah, itu semua hasil dari orang-orang yang disebut dengan content writer atau copywriter.

Kalo kamu emang tertarik buat nulis di dunia kreatif, atau pun sekedar nulis curhatan, sambatan, tweet dan caption di instagram juga gak apa-apa, semuanya bisa dimulai dari hal sederhana. Tapi saat ini, kamu harus tau dulu jenis penulis seperti content writer atau copywriter.

Serupa tapi tak sama, jadi apa coba bedanya?

Content Writer

Content writer adalah orang yang nulis konten buat sebuah website atau blog dengan tujuan ngasih informasi ke pembaca. Selain itu, tulisannya harus gampang dicari di mesin pencarian Google. Content writer juga harus bisa bangun kepercayaan dan minat pembaca terhadap konten yang ditulis.

Apa aja sih skill yang dibutuhkan content writer?

  1. Punya pengetahuan SEO. Soalnya sebelum nulis konten, kamu harus nimbang SEO keywords apa nih yang cocok, biar tulisanmu banyak dapat pembaca.
  2. Harus sering riset dan menganalisa. Saat kamu mau nulis sesuatu, kamu perlu banyak baca dan mencari informasi dari berbagai sumber.
  3. Mudah beradaptasi dengan tulisan. Kamu pasti bakalan nulis dengan berbagai topik. Makanya, kamu harus bisa adaptasi dan menyelami peran dalam sebuah tulisan di setiap konten.

Copywriter

Copywriter adalah orang yang menulis dengan menarik perhatian pembaca untuk menjual brand, produk atau layanan. Nah, kalo kamu tertarik jadi copywriter, mulai terbiasa dengan ads, copy image, headline atau caption yang nantinya dipasang di berbagai platform.

Apa aja sih skill yang dibutuhkan copywriter?

  1. Kamu harus punya rasa kepo yang tinggi tentang hal-hal baru, banyak cari informasi biar pikiran terbuka
  2. Berfikir kreatif, harus bisa nyiptain sesuatu yang baru. Soalnya nanti bakalan bisa menolong kamu saat berhadapan dengan kebuntuan.
  3. Ngerti user experience, karena copywriting bikin kamu menyelami peran dalam sebuah tulisan. Kamu juga harus tau perasaan banyak orang.

Nah, segitu dulu tulisan yang bisa dishare setelah 1 tahun lebih gak nulis di sini. Semoga masih bisa berbagi informasi yang lainnya. Yok bisa bisa bisa~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *